Workshop Pemanfaatan Sarana Prasarana Penyelenggaraan Teaching Factory (TEFA) Program SMK PK

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Pendukung untuk Pelaksanaan Teaching Factory (Tefa) merupakan bagian dari Program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan Tahun 2023, yang diadakan setelah suksesnya program penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri. Teaching Factory (TEFA) merupakan suatu metode pembelajaran yang mengacu pada produk (barang/jasa), di mana sekolah bekerja sama dengan industri untuk menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan sektor industri. Model pembelajaran ini dirancang untuk menyelaraskan pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan sikap siswa melalui integrasi tematik pada mata pelajaran normatif, adaptif, dan produktif. Acara berlangsung selama 3 hari, pada tanggal 21 hingga 23 November 2023, di Gedung aula SMK Negeri 1 Batu. Peserta kegiatan ini adalah para pendidik dari SMK Negeri 1 Batu.

Kegiatan di awali dengan Pembukaan yang di buka oleh Ibu Pengawas Pembina Ibu Sri Munarsih, M.Pd. Pada kesempatan ini ibu pengawas menyampaikan pesan bahwa kegiatan workshop ini sangat penting, diharapkan peserta untuk mengikuti dengan baik, dan berharap dengan kegiatan ini menambah soft skill bapak ibu guru dalam menyiapkan peserta didik sesuai dengan kebutuhan industry. Materi di hari pertama disampaikan oleh pemateri dari Praktisi, bapak Hadi Sutrisno, SE,MM. beliau adalah salah satu satf mengajar di Universitas Ganesha, dan sebagai ketua Asosiasi SMK Pariwisata Indonesia.

Materi yang disampaikan adalah Peserta dapat memahami :
1. Apa itu Kurikulum & Tujuan Pendidikan SMK/Vokasi?
2. Apa itu kurikulum Merdeka?
3. Apa itu Capaian Pembelajaran?
4. Apa itu Alur Tujuan Pembelajaran?
5. Apa itu Standard Operating Procedure?
6. Apa itu Implementasi Link & Match?

This slideshow requires JavaScript.

Kegiatan Hari kedua adalah diskusi dan presentasi tentang materi kurikulum link and match dengan industry, Implementasi link and match, Keluhan industry terkait dengan lulusan SMK :

Mengapa masih harus mengajarkan materi yang sudah tidak harus diajarkan ?
Ada banyak materi baru di dunia industri yang tidak diajarkan.
Mengapa softskill lulusan kurang ?
Sikap kerja, attitude, daya juang dirasa kurang.
Lulusan belum siap kerja.

Materi hari ke tiga, kegiatan workshop di laksanakan bersama dengan siswa kelas Tefa, yang terdiri dari kelas X Kuliner dan XI Kuliner. Materi yang disampaikan terkait dengan penguatan pembelajaran berbasis teaching factory (Tefa). Workshop ini merupakan salah satu langkah penting dalam pengembangan SMK Pusat Keunggulan, yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Indonesia. Diharapkan kegiatan ini dapat mendukung perkembangan pendidikan vokasi.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Comments

No comments to show.